Santri Pesantren Ulil Albab 2 Ngawi Padukan Sejarah Candi Prambanan dan Bahasa Inggris untuk Persiapan Study Lapangan Internasional
NGAWI - Sebanyak 7 orang santri kelas 10 Program SMK Pesantren Ulil Albab 2 Ngawi hari ini, Sabtu (26/4/2025), menggelar kegiatan belajar yang unik dan inovatif. Mereka mempelajari sejarah Candi Prambanan sekaligus menterjemahkannya ke dalam Bahasa Inggris. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan study lapangan yang akan datang ke Yogyakarta, di mana mereka berkesempatan berinteraksi langsung dengan turis mancanegara.
Dengan semangat dan antusiasme, para santri terlihat tekun menyimak penjelasan mengenai latar belakang sejarah, arsitektur, serta nilai-nilai budaya yang terkandung dalam kompleks Candi Prambanan. Setelah memahami materi dalam Bahasa Indonesia, mereka kemudian berlatih menterjemahkan informasi tersebut ke dalam Bahasa Inggris.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami," ujar Calvin Regan Candra Widyantara. "Selain menambah wawasan tentang sejarah candi yang megah ini, kami juga jadi lebih percaya diri untuk menggunakan Bahasa Inggris, terutama dalam menjelaskan tentang budaya Indonesia kepada wisatawan asing nanti."
Ustadz Sumarno, salah satu guru pendamping Mata Pelajaran Sejarah Indonesia, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan pemahaman sejarah lokal dengan kemampuan berbahasa asing. "Kami ingin santri tidak hanya mengetahui sejarah bangsanya, tetapi juga mampu mengkomunikasikannya kepada dunia. Study lapangan ke Yogyakarta nanti akan menjadi kesempatan emas bagi mereka untuk mempraktikkan kemampuan ini," jelas beliau.
Pesantren Ulil Albab 2 Ngawi memang dikenal dengan pendekatan pembelajaran yang kreatif dan berorientasi pada pengembangan keterampilan santri secara holistik. Kegiatan belajar sejarah Candi Prambanan yang dipadukan dengan latihan Bahasa Inggris ini diharapkan dapat membekali para santri dengan pengetahuan dan kemampuan yang relevan untuk menghadapi era globalisasi, sekaligus menjadi duta budaya Indonesia di masa depan.
Persiapan study lapangan ini diharapkan berjalan lancar dan memberikan pengalaman berharga bagi para santri dalam mengembangkan wawasan sejarah, kemampuan berbahasa, serta keterampilan berinteraksi dengan wisatawan mancanegara.(gus)