Ujian Kenaikan Tingkat Tapak Suci MBS Ulil Albab 2 Ngawi: Momen Penting dalam Pembinaan dan Peningkatan Kader
Ngawi – Tapak Suci Putera Muhammadiyah Pondok Pesantren MBS Ulil Albab 2 Ngawi kembali menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT), sebuah agenda rutin yang menjadi momen krusial dalam proses pembinaan dan peningkatan kualitas kader. Kegiatan ini tak sekadar menjadi ujian formal, tetapi juga sarat makna dalam menumbuhkan semangat disiplin, ketahanan fisik, dan penguatan spiritualitas para pesilat muda.
UKT kali ini mencakup jenjang kenaikan dari tingkat Melati 1 hingga Melati 4, serta ujian penting menuju Kader Dasar bagi para pesilat yang telah mencapai Melati 4. Setiap jenjang memiliki tantangan tersendiri, yang dirancang untuk mengukur kesiapan fisik, mental, dan pemahaman nilai-nilai Tapak Suci.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Ujian Ragawi 1, yang menekankan pada kemampuan fisik dasar dan stamina. Dilanjutkan dengan Ujian Ragawi 2 dan Ujian Ragawi 3, yang menguji teknik, ketangkasan, serta kepekaan terhadap jurus dan filosofi bela diri khas Tapak Suci. Ketiga tahapan ini berlangsung dengan penuh semangat dan kedisiplinan tinggi dari para peserta.
Sebagai bentuk penyegaran dan penguatan fisik kolektif, kegiatan dilanjutkan pada pagi hari dengan olahraga bersama. Momen ini bukan hanya menjadi ajang pembinaan fisik, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah antar sesama kader, pelatih, dan instruktur.
Puncak dari seluruh rangkaian UKT ini adalah Pelantikan Kader oleh PIMDA 094 Ngawi, yang menjadi simbol pengesahan dan penghargaan atas pencapaian para peserta. Dalam suasana yang penuh khidmat, para peserta yang dinyatakan lulus resmi dikukuhkan sebagai kader Tapak Suci dengan tingkat yang lebih tinggi.
Kegiatan ini menjadi refleksi nyata dari semangat pembinaan berkelanjutan yang dijalankan oleh Tapak Suci MBS Ulil Albab 2 Ngawi. Tidak hanya fokus pada peningkatan kemampuan bela diri, tetapi juga membangun karakter dan jiwa kepemimpinan yang tangguh di kalangan santri.
Dengan terlaksananya UKT ini, diharapkan kader-kader Tapak Suci ke depan akan semakin matang, baik dalam segi teknik, spiritualitas, maupun militansi dalam membawa nilai-nilai Muhammadiyah dan semangat bela diri sebagai jalan dakwah dan pengabdian.