Upaya Peningkatan Kualitas Program Pesantren melalui Pembinaan dan Monitoring dari Persyarikatan
Sabtu, 27 September 2025 - Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia di MBS Ulil Albab 2 Ngawi, telah dilaksanakan pembinaan dan monitoring Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mantingan. Kegiatan ini dihadiri Direktur MBS Ulil Albab 2 Ngawi, Kepala SMP Muhammadiyah 6 Ngawi, dan seluruh dewan asatidz MBS Ulil Albab 2 Ngawi sejak pukul 09.30 WIB hingga pukul 11.00 WIB, serta dibina langsung oleh Bapak Mulyono selaku perwakilan PCM Mantingan.
Dalam sambutannya, Direktur MBS Ulil Albab 2 Ngawi, Ustad Sumarno, menyampaikan bahwa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia maupun program pesantren, dibutuhkan kerja sama aktif seluruh komponen dalam mengikuti kegiatan Muhammadiyah. Peran para dewan asatidz dalam mengikuti dan menghidupkan kegiatan Muhammadiyah sangat berdampak pada kualitas hasil yang dituju. Seperti halnya pohon yang buahnya dapat dipetik, apabila pohon tersebut tidak dirawat dan disiram, maka akan layu dan mati.
Kepala SMP Muhammadiyah 6 Ngawi, Ustadzah Anik Wahyuni, juga menyampaikan motivasi serta dorongan semangat untuk seluruh dewan asatidz dalam mendidik dan membimbing para santri.
Dalam pelaksanaan pembinaan dan monitoring, Bapak Mulyono, mengungkapkan bahwa 3 pilar dalam menjadi guru ialah ikhlas, jujur, dan tanggung jawab. "Dengan menerapkan 3 pilar tersebut yaitu ikhlas, jujur, dan tanggung jawab, maka insyaallah akan ada kemudahan di kehidupan kita kedepannya" ungkap beliau. Selain itu, perwakilan PCM juga mengutarakan bahwa seluruh komponen pesantren harus siap dan rela berjuang demi kesuksesan setiap program pesantren.
Sebagai penutup, Ustadzah Anik mengajak seluruh dewan asatidz untuk bersama-sama menerapkan pilar ikhlas, jujur, dan bertanggung jawab. Selain itu, beliau juga mengajak seluruh asatidz untuk bersama-sama memperbaiki diri dan memberi contoh yang baik kepada para santri.
Melalui kegiatan pembinaan dan monitoring oleh PCM, kualitas program dapat terus ditingkatkan. Dengan adanya pembinaan dan monitoring rutin setiap minggu, diharapkan tercipta budaya kerja yang positif dan meningkatnya kerja sama antar komponen pesantren dalam mewujudkan hasil yang maksimal.(Def)